Kamis, 07 Juli 2011

Membeli Rumah untuk Pertama Kali



Membeli rumah untuk pertama kalinya boleh jadi kegiatan yang menantang. Namun, memiliki uang tunai yang cukup dan memahami tentang pasar dan prosedurnya dapat memudahkan prosesnya. Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan:

Kondisi keuangan – pahami biaya yang perlu dikeluarkan untuk: 


Uang tanda jadi

  • Pengembang biasanya akan menentukan besar uang tanda jadi. Namun jika Anda tidak membeli dari Pengembang, misalnya dari pasar sekunder, penjual properti dapat menentukan besar uang tanda jadi.

    • Pengembang akan memberikan formulir pesanan unit yang di dalamnya tertera jadwal pembayaran uang tanda jadi dan pelunasan uang muka. Jadwal ini harus ditulis dengan jelas dan disetujui oleh pihak penjual dan pembeli. Jadwal pembayaran ini sangat penting ketika Anda membiayai properti dengan program cicilan/angsuran.


Uang Muka

  • Seperti yang telah disinggung di atas, Anda perlu melunasi uang muka jika ingin membeli properti dari Pengembang.Untuk properti yang dibeli dari pasar sekunder, bank biasanya akan menentukan besar uang muka yang perlu dibayarkan kepada penjual langsung, besarnya berkisar antara 20%-50%

    • Anda sebaiknya berhati-hati dalam mengatur waktu pembayaran uang muka ini. Pastikan terlebih dahulu bahwa akad kredit Anda disetujui oleh pihak bank, sebelum Anda terlanjur membayarkan uang muka kepada penjual. Ini dapat dilakukan dengan membuat Surat Perjanjian Jual Beli (SPJB) dengan penjual di depan notaris yang mengatakan bahwa Anda baru akan membayar uang muka setelah akad kredit disetujui oleh pihak bank.


Angsuran

  • Idealnya, besar angsuran tidak melebihi sepertiga dari penghasilan Anda (suami/istri/gabungan).

  • Biaya notaris untuk mengikat kredit secara hukum


Cari tahu harga pasar untuk properti yang Anda inginkan

  • Dapatkan penilaian indikatif dari Bank melalui survey penilaian aset properti untuk menentukan harga jual dan legalitas properti yang dimaksud. Nilai aset properti semestinya sesuai dengan harga pasar yang berlaku.

  • Legalitas dokumen yang diperlukan biasanya seperti Sertifikat Tanah (SHM/SHGB/Sarusun), Sertifikat IMB (izin Mendirikan Bangunan), SPPT PBB, Suart Kuasa Jual, Surat Warisan, dan lain-lain. Selanjutnya, bank akan memberikan keputusan tentang kelayakan properti untuk proses akad kredit, seandainya semua dokumen yang diperlukan telah dilengkapi. Jika belum, maka mereka akan memberitahu lebih lanjut tentang dokumen yang diperlukan.


Analisa resiko kredit

  • Sebelum permohonan KPR disetujui, bank akan menganalisa kredit untuk mengukur kemampuan angsuran/cicilan Anda. Biasanya, besar angsuran per bulan tidak boleh melebihi dari sepertiga pendapatan suami, istri, atau gabungan. Verifikasi akan dilakukan melalui pemeriksaan rekening koran selama 3-6 bulan terakhir, untuk melihat pengeluaran bulanan Anda. Wawancara juga akan dilakukan, ditambah dengan kroscek rujukan yang anda berikan dan begitu pula dengan pengecekan ke Bank Indonesia.

  • Bank Indonesia akan memeriksa (jika ada) kartu kredit, kredit kendaraan bermotor, KPR lain, kredit lain, dan biaya hidup bulanan, atau jika pernah atau sedang dalam status Blacklist.

  • Selanjutnya dalam waktu 14-60 hari kerja, bank akan memberikan keputusan atas permohonan KPR anda.

Akad kredit

Akad kredit dilakukan setelah semua syarat di atas telah terpenuhi. Setelah akad kredit, angsuran sudah dapat mulai dibayarkan. Setelah semua angsuran dilunasi, pastikan Anda mendapatkan Surat Pelunasan Utang dari bank dan Sertifikat Asli Kepemilikan Unit Properti sebagai tanda bukti resmi kepemilikan atas rumah pertama Anda.


***

sumber: rumah.com

Senin, 06 Juni 2011

Memilih Furniture Rumah Minimalis



Memilih furniture rumah minimalis merupakan suatu tantangan tersendiri bagi pemilik rumah, karena diperlukan berbagai pertimbangan antara lain jenis bahan, ukuran dan tentu saja warna yang cocok dan serasi dengan ruangan yang akan diberikan penataan. Memang terkadang, untuk menghindari kesulitan yang ditimbulkan, pemilik rumah cenderung meminta pertimbangan ahli desain interior untuk dibuatkan furniture yang cocok dan sesuai dengan ruangan tertentu, sehingga furniture yang dimiliki akan mempunyai kesesuaian ukuran dengan ruangan yang hendak ditata. Namun demikian, tidak ada salahnya jika pemilik rumah sedikit mengutak-atik furniture yang sudah tersedia secara luas di pasaran.
Secara umum ada beberapa tips dan trik dalam memilih furniture rumah minimalis yaitu:
  • Jenis bahan. Pada saat sekarang, banyak sekali jenis bahan yang bisa dipilih sebagai furniture, mulai dari kayu, kaca hingga logam. Untuk menentukan jenis bahan yang akan dipilih, sebaiknya tentukan dulu konsep ruangan yang akan dipilih, apakah konsep klasik, modern atau futuristik. Bahan kayu cocok digunakan untuk konsep ruangan klasik, sedangkan kombinasi kaca dan logam bisa digunakan untuk konsep modern dan futuristik.
  • Ukuran dan suhu ruangan. Akan lebih baik jika ukuran furniture rumah minimalis yang akan dipilih disesuaikan dengan ruangan yang tersedia, sehingga tidak menimbulkan kesan terlalu penuh atau terlalu lapang. Perhatikan juga suhu ruangan. Apabila suhu ruangan cenderung sejuk, furniture kayu bisa dipilih, namun jika suhu terlalu panas, furniture logam dan kaca bisa dipilih.
  • Warna. Dalam memilih furniture rumah minimalis yang tersedia di pasaran, keserasian pemilihan warna juga perlu diperhatikan. Jangan sampai kesan ruangan yang ditimbulkan tidak memberikan ketenangan dan kenyamanan bagi pemilik rumah.
Dengan mempertimbangkan berbagai hal di atas, memilih furniture rumah minimalis yang nyaman dan sesuai dengan konsep ruangan bukan lagi menjadi suatu kesulitan. Bagaimanapun juga kenyamanan rumah beserta ruangannya merupakan suatu hal yang sangat penting. Home sweet home, begitu kata pepatah yang sering kita dengar dan ucapkan.
***
sumber: majalahonlinewanitaindonesia.com

Kamis, 05 Mei 2011

Kiat Menghemat Biaya Renovasi Rumah



Bosan dengan interior desain rumah yang sudah kelihatan tua? Saatnya anda untuk melakukan renovasi rumah di berbagai sudut untuk memberi suasana baru agar anda dan keluarga lebih nyaman saat menghabiskan waktu bersama. Semua setuju, bahwa merenovasi bagian tertentu dari rumah mampu membangkitkan energi positif serta membawa kesegaran. Sayangnya, untuk mewujudkannya pemilik rumah harus mengeluarkan biaya renovasi rumah yang tidak sedikit. Untuk itu diperlukan beberapa kiat agar dapat menghemat dana.
Saat berencana untuk melakukan renovasi rumah, perlu kiranya membekali diri dengan mencari informasi tentang renovasi rumah mulai dari pemilihan kontraktor, harga pasaran bahan baku hingga model yang ingin dikerjakan. Dengan begitu, anda dapat merancang biaya renovasi rumah dengan tepat dan cermat. Berikut beberapa langkah sederhana yang dapat anda lakukan untuk menghemat biaya saat melakukan renovasi rumah anda.
Menentukan Waktu Pengerjaan
Salah satu cara agar biaya renovasi rumah menjadi lebih hemat dengan memilih waktu yang tepat pengerjaannya. Hindari pelaksaan di musim hujan karena seluruh proses pengerjaan akan sering tertunda terlebih jika membutuhkan penyemenan di daerah luar rumah. Pilihlah waktu yang tepat untuk mengerjakannya seperti musim kemarau agar renovasi rumah cepat selesai.
Memanfaatkan Variasi Harga Bahan Baku
Salah satu elemen penting yang tidak bisa diabaikan begitu saja adalah penggunaan bahan baku. Agar dapat berhemat, lakukan survey ke berbagai panglong atau penyedia jasa untuk keperluan renovasi rumah. Banyaknya toko yang menjual bahan baku tentu memberikan harga yang bervariasi antara toko yang satu dengan yang lainnya. Manfaatkan keragaman ini untuk mencari bahan baku yang ditawarkan dengan harga murah.
Memilih Mandor Yang Berpengalaman
Memilih mandor atau tukang untuk mengerjakan pekerjaan renovasi yang sudah memiliki pengalaman adalah langkah yang tepat untuk menghemat biaya renovasi rumah. Kabar buruknya, tidak semua orang memiliki sumber untuk mendapatkannya. Lantas, adakah cara mudah untuk menemukannya? Mudah, manfaatkan referensi dari teman, anggota keluarga atau rekan kerja yang pernah melakukan pekerjaan untuk merenovasi rumah.
***

sumber: mlapak.com

Senin, 04 April 2011

Memilih Warna Cat untuk Rumah Minimalis



Memilih warna cat rumah minimalis sangatlah penting sebab disamping memberikan keindahan rumah tempat tinggal, juga akan memberikan paduan bangunan dengan warna dari dinding ataupun perabotan rumah. Memilih warna cat rumah minimalis sebenarnya gampang-gampang susah, karena selain bentuk bangunan, penghuni rummah tersebut juga mempunyai andil dalam menentukan warna apa yang akan dijadikan cat rumah.

Sedikit informasi saja, bahwasannya warna yang berkilau dan cerah akan menambah semangat bagi pemilik rumah, sementara untuk warna pastel akan menjadikan seisi rumah tenang serta rilek. Adakalanya warna kelihatan gelap bila dicat didalam rumah, namun juga sebaliknya warna yg sama terlihat terang diluar rumah.

Dibawah ini mungkin bisa dijadikan pedoman bagi anda yang bingung dlm memilih warna cat rumah minimalis:

Untuk dinding ruangan berikan warna yang cerah dan netral. Berilah aksen dengan menggunakan permainan dua warna yang sengaja ‘ditabrakkan’ untuk menghapus kesan monoton. Pilihan warna ini dapat juga diterapkan pada pilar rumah.

Kemudian untuk warna teras rumah, anda dapat memadukan pilihan warna cerah dengan pemasangan batu alam yang berwarna soft dan berkarakter. Saat ini pilihan batu alam yang dapat digunakan sangat beragam.

Kusen pintu dan jendela, sebaiknya menggunakan kusen alumunium karena lebih presisi. Pilihlah kusen berwarna gelap. Bila menggunakan kayu pilihlah yang tidak terlalu banyak profil agar tidak menghilangkan nilai minimalis.

Untuk menghias dinding gantunglah lukisan atau foto dengan komposisi dan frame yang simple tanpa profil atau ukiran. Lukisan dan foto pada dinding sebaiknya tidak terlalu banyak, pilihlah yang besar dari koleksi lukisan dan foto anda.

Pemilihan warna car rumah minimalis seperti disebutkan di awal dapat digunakan untuk keseluruhan ruangan. Namun bila ingin lebih personal, anda dapat membedakan warna untuk beberapa ruangan yang bersifat personal pula.

Dapur misalnya, anda bisa menggunakan “warna-warna turunan” dari warna kesukaan istri anda untuk ruangan ini. Warna-warna turunan hijau, orange, merah dan hijau juga dapat menimbulkan kesan bersih dan segar. Tentunya warna turunan tadi juga harus tetap mempertimbangkan keselarasan dengan warna ruangan lainnya dan warna rumah keseluruhan.

Begitu pula dengan kamar tidur, penggunaan warna-warna turunan dari warna kesukaan pemilik kamar adalah pilihan yang bijak. Dengan pemilihan perabotan, aksesoris dan pencahayaan yang tepat, ruang pribadi ini tidak akan kehilangan nuansa minimalis dan tentunya lebih nyaman.



***


sumber: disaintiangrumahkediri.blogspot.com